Perkawinan Hayam Wuruk


Adipati Sengguruh

Geger Batavia

Berdirinya Singosari

Warok Suromenggolo
Close Panel
Home
  • Assalaamu’alaikum Wr.Web. Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas Rodhonya berbagai pagelaran Ketoprak Guyonan Campur Tokoh dapat terlaksana sesuai rencana. Kami bangga dan berterima kasih yang sebesar-besarnya pada para tokoh yang telah mendukung pagelaran-pagelaran Guyonan Campur Tokoh ini.

    Read more...
  • Berawal dari kecintaan pada budaya bangsa dan hasil alam, Puspo Budoyo selain sebagai Pusat Paduan Nusantara juga sebagai Pusat Bebatuan Alam Nusantara. Sementara sanggarnya sendiri berdiri di atas lahan yang luas bernuansa alam dilokasi yang mudah ditempuh. Tempat parkir luas, tepat untuk Pesta Pernikahan, Garden Party, Rapat/Pertemuan Keluarga, Pagelaran Kesenian lengkap 1 set alat band berikut sound system komplit, lighting set, wayang kulit, seperangkat gamelan jawa. Bisa untuk Shooting Video Clip.

    Read more...
  • Visi dan Misi Rumah Budaya Puspo Budoyo adalah Apresiasi kepada Seni-Budaya Tradisional Indonesia, antara lain Ketoprak, Wayang Orang, Ludruk, Lenong Betawi, Keroncong, Gambang Kromong dan Campursari agar tetap.

    Read more...
  • Kesuksesan Rumah Budaya Nusantara Puspobudoyo tentunya tidak terjadi dengan sendirinya. Banyak factor pendukung kesuksesannya, yang pertama tentunya campur tangan Yang Maha Kuasa, Tokoh, dan terutama pengurusnya. 

    Read more...
Berita Utama Rumah Budaya Puspo Budoyo
SENDRATARI ‘PUSPO BUDOYO’ TAMPIL DI GEDUNG ‘ESMOD’ JAKARTA PDF Print E-mail
Written by Tim Redaksi   
Monday, 29 April 2013 10:25

Pagelaran Sendratari ‘Puspo Budoyo’ telah berlangsung di Gedung ESMOD (International Fashion Institutes) Jakarta Minggu 28 April 2013. Pagelaran yang mengambil cerita episoda Ramayana ini merupakan pagelaran sendratari ke-8 dari ‘Puspo Budoyo” yang terselenggara berkat kerjasama antara AAF (Association des Amis Francophones) dengan Rumah Budaya Nusantara ‘Puspo Budoyo’.


Pagelaran disaksikan oleh Dubes Perancis , Dubes Canada dan perwakilan dari berbagai kedutaan negara sahabat, Bapak Hartarto (Mantan Mekowasbangpan) dan para anggota AAF yang memenuhi gedung dan tampak menikmati pagelaran ini sampai selesai dan memberikan tepuk tangan yang berkepanjangan.

 
Pagelaran Campur Sari "Puspo Budoyo Baru" Di Sasana Majapahit PDF Print E-mail
Written by Tim Redaksi   
Tuesday, 26 March 2013 09:19

Pada hari Jumat malam tanggal 22 Maret 2013,  di "Sasana Majapahit" Rumah Puspo, Ciputat, Tangerang Selatan  telah diselenggarakan Pagelaran Campursari "Puspo Budoyo Baru" di bawah Pimpinan Ny. Yulia Wibowo dengan arranger Sdr. Sunarno.  Dengan kostum unik tidak sebagaimana layaknya  pemusik dan penyanyi campursari konvensional, para penyanyi Puspo Budoyo melantunkan lagu-lagu baru kreasi baru ciptaan Cak Narno semisal lagu "Jagad", di samping lagu-lagu populer campursari seperti Kembang Kemangi, Rondo Kempling.

Ikut memeriahkan acara ini adalah penampilan Musik Jalanan yang dibina oleh Bapak Nugroho.

Pagelaran campursari ini sekaligus menandai dimulainya masa pementasan sendaratari tahun 2013 setelah selesainya istirahat beberapa bulan karena musim hujan. Karena diseenggarakan di teater terbuka pada waktu bulan purnama, pagelaran sendratari ini memang sangat "sensitif" dengan turunnya hujan, karena tentu akan sangat mengganggu Peralatan dan properti pagelaran. Pagelaran sendratari Ramayana perdana untuk tahun 2013 akan diselenggarakan Jumat tanggal 26 April 2013.

 
Launching "New Campursari Puspo Budoyo" PDF Print E-mail
Written by Tim Redaksi   
Friday, 22 March 2013 16:38

Dalam rangka revitalisasi grup campursari Puspo Budoyo, pada hari Jumat 22 Maret 2013 pkl 19.00 akan diselenggarakan Acara Launching Grup Campursari "New Puspo Budoyo" di "Sasana Majapahit", Rumah

Budaya Nusantara "Puspo Budoyo" jln. Merpati Raya, Ciputat, Tangerang Selatan. Acara pagelarn campursari ini terbuka untuk umum, tidak dipungut biaya.  Setelah acara peluncuran ini, mulai bulan april akan diselenggarakan kembali Sendratari Ramayana dan Mahabarata pada setiap malam purnama, hari Jumat malam (yang terdekat dengan bulan purnama)

 
Pagelaran Puspo Budoyo "MAS GARENDI" (Prahara Kartasura) DI TMII PDF Print E-mail
Written by Tim Redaksi   
Monday, 18 March 2013 21:00

Cerita tentang Prahara Kartosuro, yang berlatarbelakang perjuangan patriotis etnis Tionghoa bekerjasama dengan Mas Garendi dalam melawan Kompeni Belanda pada masa Pemerintahan Pakubuwono II dipentaskan oleh Ketoprak Guyonan Campur Tokoh "Puspo Bidoyo" di sasono Langen Budoyo Taman Mini "Indonesia Indah" tanggal 7 Maret 2013.

Pagelaran yang merupakan Pagelaran ke-57 dari Rumah Budaya Nusantara (RBN) "Puspo Budoyo" bekerjasama dengan Manajemen TMII dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga ini dimeriahkan dengan tampilnya Menteri Pemuda dan Olah Raga Bapak Roy Suryo dan Dirjen Migas Bapak Edy Hermantoro serta lebih dari dua puluh tokoh masyarakat, selain para penari profesional Puspo Budoyo.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 14

 KEGIATAN RBN

Kegiatan Rumah Budaya Nusantara (RBN) Puspo Budoyo. Selain melakukan pagelaran sendratari secara rutin, baik Sendratari Ramayana maupun... selengkapnya


 RUMAH PUSPO
The Home of RBN Puspo Budoyo








PB on Youtube


PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday119
mod_vvisit_counterYesterday485
mod_vvisit_counterThis week119
mod_vvisit_counterLast week4598
mod_vvisit_counterThis month55426
mod_vvisit_counterLast month71022
mod_vvisit_counterAll days701947

We have: 24 guests, 2 bots online
Your IP: 50.17.109.248
 , 
Today: May 26, 2013

Pelawak Mumpuni

Pelawak VS Pengusaha
Ketika Pelawak&Pengusaha Melakonkan “Cheng Ho”.Kemampuan pelawak Eko DJ, Topan, Kirun dan Marwoto, untuk berinteraksi dengan pemain lainnya sangat apik. Selengkapnya

Sang Sutradara

Aries Mukadi
Lahir dari keluarga pemain ketoprak. Selama mengandung dirinya, ibu Aries tetap bermain ketoprak. Pada saat pentas dari panggung ke panggung. Selengkapnya

Cinta Seni Tradisional

Menghargai Seni Ketoprak
Sedikit berkeringat setelah menempuh perjalanan cukup jauh, akhirnya tiba juga di tempat tujuan yang dimaksud. Selengkapnya

Parawisata Budaya

Mungkah Parawisata Budaya Maju?
Mengapa orang dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan sebagainya datang berduyun-duyun ke pantai Kuta dan pantai Sanur di Bali? Selengkapnya